KOTA SUKABUMI

Kasus Kekerasan di Kota Sukabumi Capai 90 Kasus, Usia Anak-anak Masih Mendominasi

×

Kasus Kekerasan di Kota Sukabumi Capai 90 Kasus, Usia Anak-anak Masih Mendominasi

Sebarkan artikel ini
DP2KBP3A Kota Sukabumi
DP2KBP3A Kota Sukabumi, saat memberikan pelayanan

SUKABUMI – Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kota Sukabumi, mencatat terhitung Januari hingga Desember 2023 terdapat 90 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan jumlah korban mencapai 103 orang.

Kepala UPTD PPA DP2KBP3A Kota Sukabumi, Hendra Susanto menjelaskan, apabila melihat dari data yang ada dari total 103 korban didominasi usia anak-anak.

Bank bjb Tandamata

“Dari 90 kasus kekerasan tersebut, rinciannya 33 kasus perempuan dan 57 kasus kekerasan anak. Sementara, rincian kasus yang menimpa anak-anak yakni, 27 anak laki-laki dan 30 anak perempuan,” kata Hendra kepada wartawan, Selasa (9/1).

Menurutnya, pada September merupakan jumlah kasus tertinggi yaitu mencapai 18 kasus, disusul Agustus dan Oktober masing-masing 11 kasus, Januari 9 kasus, November dan Desember masing-masing 8 kasus, Februari 6 kasus, Mei dan Juli masing-masing 5 kasus, Maret 4 kasus, Juni 3 kasus dan terendah April 2 kasus. “Ya, paling tinggi itu terjadi pada September yang jumlahnya mencapai 18 kasus,” bebernya.

Hendra menerangkan, UPTD PPA berupaya secara maksimal dalam menangani semua aduan yang masuk. Dalam penanganannya, UPTD PPA berkoordinasi dengan pihak terkait misalnya saja, Unit PPA Polres Sukabumi Kota dan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sukabumi.

“Sejauh ini kami tidak menemukan tingkat kesulitan yang terlalu sulit, karena kami bekerjasama dengan tim khususnya koordinasi dengan Unit PPA Polres dan Dinsos,” terangnya.

Ia menegaskan, semua pengaduan yang masuk ke UPTD PPA sudah tertangani. Milai pendampingan pelaporan, pendampingan sikologis, kemudian rujukan juga dilakukan pendampingan, hingga pendampingan visum.

“Alhamdulillah semuanya sudah tertangani secar maksimal. Intinya, semua yang masuk ke layanan UPTD PPA kita sudah layani semua,” tukasnya. (Bam)