KOTA SUKABUMI

Kasus DBD Semakin Marak

SUKABUMI – Anggota DPRD Kota Sukabumi, Lukmansyah mengingatkan Dinas Kesehatan Kota Sukabumi untuk memberantas dan mengantisipasi penyebaran penyakit demam berdarah (DBD).

Lantaran pengamatannya, kasus DBD di Kota Sukabumi akhir – akhir ini mengalami peningkatan kasus. ” Saya berharap Dinkes menyisir wilayah- wilayah yang menjadi penyebaran penyakit demam berdarah, ” ujar Lukmansyah kepada Radar Sukabumi, Kamis (4/6).

Ia mengaku, sudah banyak menerima laporan dari masyarakat bahwa saat ini banyak warga yang terserang penyakit DBD. Bahkan dirinya pun mengalami langsung penyakit akibat penularan dari nyamuk Aedes aegypti itu, bahkan sempat di rawat di rumah sakit.

“Contoh kasus di wilayah saya sudah hampir 5 orang yang terkena penyakit DBD. Termasuk saya dan istri,” ungkapnya.

Ketua Fraksi PKS tersebut khawatir Dinkes terlalu fokus dengan penanganan Covid 19 sehingga kasus DBD tidak termonitor.

” Nanti tiba -tiba kasusnya meledak lagi, tambah banyak,” jelasnya.

Untuk itu kang Lukman menginginkan Dinkes responsif terhadap penyebaran kasus DBD di Kota Sukabumi. Sehingga kasusnya tidak meningkat , malahan harus menurun dari tahun sebelumnya.

” Bagaimana itu caranya pasti Dinkes tahu langkahnya, apakah itu dengan cara fogging atau mengingkatkan masyarakat untuk Perilaku Hidup Bersih dan sehat (PHBS),” imbuhnya.

Memang sepengetahuannya dalam upaya mengantisipasi penyebaran virus DBD melalui nyamuk Aedes Aegypti itu harus melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk dengan 3 M Plus yakni menguras, menutup, memanfaatkan tempat yang berpotensi jadi tempat berkembang biak nyamuk.

” Ini yang harus tersosialisasikan dan diingatkan kepada masyarakat, supaya kasus DBD tidak terjadi di lingkungan masyarakat ,” pungkasnya. (Bal)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button