WARUDOYONG – Seorang pengendara motor yang diketahui bernama Wendi Noviana, Minggu (12/11) siang, mengalami luka berat akibat tertabrak lokomotif kereta api di pintu perlintasan yang berada di Jalan Raya Sani’in, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.
Diduga kecelakaan ini dipicu akibat kelalaian korban yang mengendarai motor dengan kondisi kedua telinganya tertutup headset.
Akibat peristiwa tersebut korban yang merupakan warga Gang Cikole Dalam II RT 02/07 Kelurahan/Kecamatan Cikole itu terpaksa dilarikan ke RS Kartika Kasih.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi menyebutkan musibah terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Kala itu korban yang mengendarai sepeda motor bernopol F 4123 OB dari arah Degung menuju kawasan Benteng.
Saat memasuki perlintasan rel kereta api, korban tidak sedikit pun memperlambat laju motornya. Dalam waktu yang bersamaan lokomotif MTT melintasi area yang sama.
Akibatnya kedua kendaraan berbeda jenis tersebut langsung bertabrakan. Tubuh pria berusia 34 tahun itu langsung terpental bersamaan dengan sepeda motornya.
Sebelum terhempas ke tepian rel kereta api, korban sempat terseret hingga radius lebih dari enam meter.
Salah seorang saksi Hana Supian (30) mengaku sebelum peristiwa terjadi sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian telah berteriak mengingatkan korban untuk tidak menerobos perlintasan kereta api.
Namun diduga kedua telinganya tertutup headset sehingga korban sama sekali tidak mendengarnya. “Sepertinya korban mengenakan headset di telinganya sehingga teriakan warga maupun pengendara lainnya tidak digubris.
Dikatakannya, peristiwa tabrakan ini bukan hanya dipicu oleh kelalaian pengendara sepeda motor saja, tetapi juga faktor tidak tersedianya palang pintu di kedua sisi perlintasan rel kereta api.
Akibatnya lintasan itu menjadi daerah rawan kecelakaan. “Sudah lama lintasan itu tidak memiliki palang pintu, terlebih lagi jalan raya pada lintasan itu sedikit berbelok sehingga tidak sedikit pengendara yang akan melintas tidak mengetahui akan datangnya kereta api,” beber Hana.
Sementara itu Kanit Laka Lantas Polres Sukabumi Ipda Agus Suherman menjelaskan akibat kecelakaan tersebut kondisi korban mengalami luka serius di sekujur tubuhnya sehingga harus dievakuasi ke rumah sakit terdekat.
“Saat dilarikan ke rumah sakit, korban dalam kondisi pingsan karena terkena benturan yang cukup keras, apalagi tubuhnya sempat terseret beberapa meter,” ujarnya. (sbh/t)



