KOTA SUKABUMI

Kampung KB Amanah jadi Percontohan

RADARSUKABUMI.com –┬áLEMBURSITU– Camat Lembursitu, Nuraeni mengatakan pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali menimbulkan masalah terhadap pembangunan, pendidikan, ekonomi serta daya beli keluarga. Bahkan, imbuhnya, sebuah riset menjelaskan jika masyarakat miskin tidak melakukan program KB (Keluarga Berencana) dengan kondisi ekonomi yang rendah namun memiliki jumlah anak yang banyak dapat menghasilkan keluarga-keluarga miskin kembali.

” Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang Keluarga Berencana (KB), kami buat Kampung KB di RW 5 ini sebagai contoh agar mampu memberikan pemahaman mendalam tentang program KB,” tutur Nuraeni saat mengunjungi Kampung KB Amanah di RW 05 Kelurahan Sindangsari Kecamatan Lembursitu, belum lama ini.

Menurutnya, masyarakat masih dihantui rasa tabu ketika akan mengikuti program KB karena tidak sesuai dengan ajaran Agama. “Kini pemasangan alat kontrasepsi untuk wanita sudah dilakukan oleh bidan,” katanya.

Namun ia yakin pendekatan lebih mendalam ke masyarakat mampu merubah pola fikir masyarakat, karena program KB bukan hanya mengendalikan pertumbuhan penduduk, akan tetapi upaya pemerintah membantu mengembangkan potensi masyarakat dengan usaha yang dimiliki warga.

Diantaranya yakni dengan memberikan bantuan modal, lalu dengan pendampingan secara maksimal untuk menggerakan usaha tersebut, hingga cara pengemasan produk-produk yang dihasilkan warga di Kampung KB tersebut.

1 2 3Laman berikutnya
Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button