SUKABUMI — Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi, bakal berupaya melakukan perbaikan beberapa ruas jalan yang kondisinya rusak. Bahkan, tahun ini ditargetkan kemantapan jalan hingga sebesar 87,6 persen.
Kepala DPUTR Kota Sukabumi, Sony Hermanto mengatakan, perbaikan jalan terus dilakukan setiap tahunnya. Meski demikian, masih banyak kerusakan jalan yang membutuhkan pemeliharaan. “Ayeuna waktuna kemantapan jalan 87,6 persen,” kata Sony kepada Radar Sukabumi, Rabu (15/1).
Disinggung soal anggaran yang dicanangkan pada 2025 ini, Sony tidak dapat berkomentar banyak. “Pokoknya, ayeuna waktuna kemantapan jalan 87,6 persen,” cetusnya seraya meninggalkan wartawan.
Sementara itu, Kasi Pemeliharaan DPUTR Kota Sukabumi, Erwin menjelaskan, pada 2024 DPUTR sudah melakukan perbaikan 20 ruas jalan. Perbaikan yang dilakukan ini, diawali dengan aduan masyarakat dan dalam pelaksanaannya menggunakan anggaran tanggap darurat. “Kalau di seksi pemeliharaan itu, masuknya ke anggaran tanggap darurat. Jadi anggaran digunakan ketika ada aduan dari masyarakat yang harus ditindaklanjuti secara tanggap darurat,” jelasnya.
Selain perbaikan jalan, pada tahun 2024 juga pihaknya telah melakukan perbaikan empat drainase dan tiga Tembok Penahan Tanah (TPT) yang mengalami kerusakan. “Jadi di tahun 2024, kami juga melakukan perbaikan drainase dan TPT. Nah dari 20 ruas jalan lebih yang diperbaiki panjangnya itu mencapai 600 meter,” ucapnya.
Ia menambahkan, target pada tahun 2025 yakni memperbaiki ruas Jalan Merbabu serta membersihkan bak kontrol untuk meminimalisir bencana banjir.
“Tahun ini kami menargetkan untuk memperbaiki Jalan Merbabu, Pramuka, dan jalan yang berada di luar (pusat) kota. Selain itu kami juga punya program pada Maret hingga Juni, yaitu membersihkan bak kontrol yang ada di sepanjang ruas jalan,” tukasnya. (bam/d)






