Misalnya jalan raya, SPBU, tempat ibadah serta tempat rekreasi. Selain itu, pihak kepolisian berencana membangun pos keamanan di lokasi lain. “Kami yakin dengan pengamanan yang maksimal tidak akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tandasnya.
Susatyo menegaskan pihaknya tak akan ragu menindak pelaku yang mengancam ketertiban umum. Dirinya juga memastikan dalam Hari Raya Natal nanti tidak akan ada bom dan sebagainya yang dapat mengancam keselamatan warga. “Kami akan melakukan langkah deteksi dan antisipasi, melakukan penegakan hukum terhadap setiap orang yang mengganggu,” pungkasnya.
Seperti tahun-tahun sebelumnya proses sterilisasi gereja dilakukan dengan menggunakan alat pendeteksi bahan peledak. Penyisiran tidak hanya dilakukan di setiap ruangan saja tapi hingga ke luar gedung gereja. Bahkan sejumlah kendaraan yang tengah terparkir di dalam kawasan gereja, tak luput dari pemeriksaan tim gegana.
Beberapa gereja yang menjadi target tim penjinak bom itu diantaranya Gereja Santo Yosep di Jalan Surya Kencana, Gereja HKBP di Jalan Sanusi serta beberapa gereja lainnya di wilayah pinggiran kota. Penyisiran tersebut sempat menarik perhatian pengguna jalan maupun warga sekitar. Pasalnya proses tersebut banyak melibatkan personil kepolisian serta pengerahan mobil gegana. (cr16/t)





