SUKABUMI— Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 73 kemerdekaan Republik Indonesia, penjual bendera merah putih dan umbul-umbul mulai marak di setiap sudut jalanan. Salah satunya tampak di wilayah jalan Kapten Harun Kabir Kota Sukabumi.
Para pedagang pernak-pernik kemerdekaan ini menawarkan harga yang berbeda untuk setiap barang dagangannya. Untuk jenis bendera dan umbul-umbul di jual dengan harga bervariasi, tergantung bentuk dan ukuran. Untuk umbul-umbul warna-warni, dia jual dari harga Rp25 ribu sampai Rp 35 ribu sedangkan bendera renda yang berukuran 8 meter dijual seharga Rp 200 ribu sampai Rp 250 ribu.
Sedangkan aksesoris lainnya mulai dari harga Rp 5 ribu hingga Rp 20 ribu. “Yang besar seperti ini yang bentuk renda, saya jual Rp200 ribu sampai Rp 250 ribu, karena lumayan panjang 8 meter dan ada hiasannya,” kata salah seorang pedagang bendera di jalan Kapten Harun Kabir Kota Sukabumi, Hendri Hermawan.
Ia mengaku, beberapa pekan menjelang hari kemerdekaan ini belum terlihat ramai pembeli. Diprediksi ramainya pembeli diawal terjadi pada bulan Agustus. Hendri sendiri sudah menjajakan barang dagangannya sejak 20 Juli lalu. Bahkan, kegiatan berjualan bendera ini sudah dilakukannya selama 18 tahun atau sekitar tahun 2000-an. “Jual bendera pas lagi musim aja. Saya ambil dari Jakarta dan Bandung,” akunya.
Hendri menerangkan, untuk pembeli pernak pernik kemerdekaan ini berasal dari berbagai kalangan. Namun biasanya didominasi dari lingkungan perkantoran dan sekolahan untuk keperluan upacara dan lainya. “Kebanyakan yang beli dari kantoran hingga sekolahan,” terangnya.
Menurutnya, hasil berjualan pernak-pernik HUT kemerdekaan ini dinilai mendatangkan omzet yang lumayan besar. Pada tahun sebelumnya, Ia mendapatkan keuntungan bersih sebesar Rp 3 juta. Jumlah tersebut dirasakan besar, sehingga bisa memenuhi kebutuhan keluarganya. “Kalau omzet untuk sekarang masih sepi. Biasanya nanti memasuki Agustus mulai ramai,” imbuhnya.
(pkl17/d)


