SUKABUMI — Jajaran Satlantas Polres Sukabumi Kota, menyebutkan terdapat beberapa titik rawan kecelakaan lalu lintas (Lakalantas). Bahkan, selama Januari hingga 11 April 2023 tercatat sebanyak 29 kejadian dengan memakan korban sembilan orang meninggal dunia dan 27 mengalami luka ringan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota Ipda Jajat Munajat menjelaskan, apabila melihat dari data yang ada mayoritas Lakalantas terjadi dibeberapa titik diantaranya, Jalur Lingkar Selatan (Lingsel) dan daerah Sukalarang.
“Jumlah total Lakalantas terdapat sebantak 29 kejadian, kebanyakan insiden terjadi di Jalur Lingsel dan daerah Sukalarang. Dua titik ini memang mendominasi Lakalantas di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota,” kata Jajat kepada Radar Sukabumi, Selasa (11/4).
Jajat menerangkan, adapun penyebab Lakalantas kebanyakan akibat human error dan kelalaian pengendara. “Penyababnya kebanyakan human error dan kelalain para pengendara karena tidak mengutamakan keselamatan,” terangnya.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota Ipda Jajat Munajat
Sebab itu, lanjut Jajat, jajaran Satlantas Polres Sukabumi Kota terus berupaya menekan angka Lakalantas tersebut salah satunya dengan memadang bender himbauan agar para pengendara mengetahui jalur tersebut rawan terjadi kecelakaan. “Ada belasan bender himbauan yang sudah kami pasang sepanjang Jalur Lingsel maupun jalan daerah Sukalarang,” ujarnya.
Tak hanya itu, sambung Jajat, menjelang Hari Raya Idul Fitri Satlantas Polres Sukabumi Kota juga berupaya melakukan Ramcek kemdaraan yang berada di Terminal Tipe A untuk memastikan kendaraan layak pakai. “Sejauh ini kami sudah melakukan Ramcek kendaraan untuk meminimalisir terjadinya Lakalantas menjelang Hari Raya Idul Fitri,” paparnya.
Jajat menghimbau, para pengendara harus lebih waspada dan memperhatikan perlengkapan keselamatan seperti helm dan lain sebagainya. “Kami tidak hentinya meminta agar pengendara bisa menggunakan perlengkapan keselamatan utamanya menggunakan helm, untuk meminimalisir risiko kecelakaan,” pungkasnya. (bam)






