Ini Tanggapan Warga Sukabumi Terkait Uang Pecahan Rp75.000

SUKABUMI — Cetakan terbatas uang pecahan Rp75.000 yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI) pada Senin (17/8) lalu nampaknya menjadi pembicaraan hangat di masyarakat luas. Tak terkecuali warga Sukabumi,  yang menyampaikan tanggapannya mengenai uang baru tersebut. Asep Suherman salah seorang pedagang kelontong di Kota Sukabumi mengaku tidak mengetahui bahwa pemerintah mengeluarkan uang pecahan Rp75,000. “Tidak, saya belum tahu,” kata Asep Suherman,

Menurutnya, adanya uang nominal Rp75.000, dirasa tidak perlu karena masih ada nominal uang lainnya yang sudah lama beredar di masyarakat.”Tidak tertarik karena masih ada uang Rp50.000, Rp100.000 dan yang lainnya,” lanjut Asep.

Bacaan Lainnya

Hal senada juga disampaikan oleh Meisya Tri Nursofia (21), seorang mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (BSI) Sukabumi. Ia mengaku mengetahui informasi mengenai uang baru dari media sosial.”Hanya sekadar tahu saja tapi kalau untuk memiliki tidak (tertarik),” kata dia.

Menurut Meisya, karena jumlah yang terbatas dan harus menukarkan ke BI, masyarakat enggan untuk melewati prosedur yang lama sehingga tidak terlalu tertarik untuk memiliki uang dengan gambar motif songket dan jembatan Youtefa Papua tersebut.

“Karena ribet ya, harus daftar di website, jadinya malas,” pungkasnya.

Diketahui bahwa BI mengumumkan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan uang edisi khusus Peringatan Ulang Tahun Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia bisa mendaftar di laman https://pintar.bi.go.id mulai 18 Agustus hingga 3 September 2020.(pkl20/pkl21)


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *