Ini Pesan Walikota Kepada Bappeda di 2022

  • Whatsapp
BERIKAN ARAHAN: Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi saat memberikan arahan acara Forum Perangkat Daerah (FPD) Rencana Kerja Tahun 2022 di Bappeda Kota Sukabumi. Foto:Ikbal/radarsukabumi

 

SUKABUMI – Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi mengatakan Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kota Sukabumi mempunyai peran strategis dalam perencanaan dan pengendalian pembangunan di Kota Sukabumi. Untuk itu, Fahmi menitipkan dua hal penting kepada Bappeda pada perencanaan pembangunan 2022 mendatang. Di mana, pembangunan dan pengalokasian anggaran harus memperhatikan pemulihan ekonomi dampak Pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Dua hal yang harus dikawal sesuai tema kegiatan ini, yakni pembangunan harus selaras. Kemudian sinergitas pembangunan satu SKPD dan SKPD lain tetap berjalan baik dan memperhatikan penanganan Pandemi Covid-19,” ujar Fahmi usai memberikan arahan dalam acara Forum Perangkat Daerah (FPD) di Bappeda Kota Sukabumi, Senin (1/3).

Begitupun sambung Fahmi, mengenai program unggulan pun harus sudah termasuk kedalam tema pembangunan dan sudah disinkronisasikan dengan program pusat, provinsi dan kota.
“Sinkronisasi inilah yang harus dikawal Bappeda agar program unggulan kepala daerah bisa berjalan ,” katanya.

Fahmi mengingatkan kepada pimpinan SKPD harus mencoba melakukan sinergitas antara prioritas pembangunan dan program unggulan. Pemerintah memiliki enam prioritas pembangunan dan 15 program unggulan, bagaimana program itu bisa diselesaikan dan dilaksanakan oleh SKPD terkait.

“Contoh sederhana tahun depan dalam kerangka meningkatan kualitas SDM, ada beberapa program unggulan yang harus kita sukseskan oleh SKPD terkait,”ungkapnya.

Itu sebabnyak kata Fahmi Bappeda memiliki peran sangat strategis dalam kerangka merangkum hasil dari FPD yang dilaksanakan oleh setiap SKPD. Apakah prioritas pembangunan berdasarkan tema pembangunan tahun depan atau tidak.

“Bappeda yang mengakomodir program setiap SKPD. Bagaimana output atau outcome nya, bagaimana kemampuan keuangannya.Ini bagian yang tidak bisa terpisahkan. Sampai nanti betul betul diputuskan dalam proses musrembang tingkat Kota Sukabumi,” jelasnya.

Fahmi kembali mengingatkan kehati- hatian dalam menetapkan prioritas program dan kegiatan pembangunan menjadi hal lain yang ingin dirinya ingatkan kepada seluruh SKPD. Apalagi pemerintah mempunyai pengalaman di 2020 dan 2021.

“Teman sekalian kegiatan pembangunan harus sangat berhati-hati kita susun. Semoga di 2022 tanpa mengurangi optimisme kita, untuk lebih baik di 2022 harus dikedepankan,” imbuhnya.

Sementara itu, PLT Bappeda Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah mengatakan rencana Bappeda di tahun 2022 ini mempunyai banyak tantangan. Diantaranya keselarasan dokumen perencanaan dengan pelakansaan pembangunan, konsistensi tercapainya hasil perencanaan pada pelaksanaan pembangunan.

“Ini tantangan bappeda, kerena salah satu dampak pandemi Covid-19 ini ada ketidak pastian dalam pendapatan, baik itu transfer pusat dan PAD kita. Ini sangat mempengaruhi kepada pelaksaan perencanaan yang telah direncanakan oleh Bappeda,” jelasnya.

Lalu, kita harus menyelesaikan pekerjaan di RPJMD yang memang sedikit lagi akan dituntaskan. Terlebih di masa pandemi ini ada beberapa target yang tidak tercapai. “Ketiga hal itu tantangan kita, semoga keselarasan, konsstisensi dan capaian perencanaan di tahun berikutnya bisa sesuai yang kita harapkan,” pungkasnya. (bal)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *