Rifki menjelaskan, kenaikan harga ini diduga akibat ketidakseimbangan antara permintaan dan pasokan. “Permintaan konsumen meningkat, sementara pasokan terbatas. Jika pasokan melimpah, harga tentu akan terkoreksi turun,” jelasnya.
Meski demikian, ia memastikan bahwa harga komoditas bahan pokok lainnya masih relatif stabil. Pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara berkala untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pasokan di pasar tradisional.(bam/d)






