Gelar Smart Fotografi, IPB Gandeng SJF

SUKABUMI– Tren dunia fotografi kini semakin digilai oleh kawula muda, termasuk di Sukabumi. berbagai komunitas fotografi pun muncul mulai dari komunitas foto handphone hingga komunitas kamera DSLR.

Melihat fenomena ini, Institut Pertanian Bogor (IPB) Program Studi Komunikasi tertarik untuk berbagi ilmu tentang dunia fotografi di Sukabumi. Rencananya mereka akan membuka kegiatan seminar pada November mendatang.

Bacaan Lainnya

Untuk mensukseskan acara tersebut, pihak IPB pun mendatangi wartawan yang dibawah naungan Sukabumi Journalis Forum (SJF) untuk berdiskusi dan sharing mengenai kegiatan seminar ini.

Salah satu mahasiswi IPB, sekaligus Humas kegiatan seminar Fotografi Claudia Safira G mengatakan, kedatangannya tersebut bertujuan untuk sharing dan meminta masukan terkait dengan event Smart dalam fotografi (Smadaf) yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini.

“Intinya kita menggandeng SJF salah satunya untuk meminta masukan juga terkait bagaimana menggandeng media patner dan bagaimana kelanjutan menjadi media partner.

Mengingat sebuah event membutuhkan dukungan dari semua pihak termasuk SJF sehingga acara bisa menarik kalangan muda pada saat ini,” terangnya usai berkunjung ke sekretariat SJF di Jalan Koperasi, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Rabu (3/10).

Menurutnya, dewasa ini minat terhadap fotografi meningkat signifikan terutama pada generasi milenial. Ditandai dengan semakin banyaknya komunitas-komunitas fotografi dari berbagai wilayah.

Akan tetapi, muncul kesadaran bahwa memotret tak bisa asal-asalan karena terdapat tekniknya. Tak hanya itu, terdapat etika dalam mempublikasikan sebuah foto.

Dia mencontohkan, sosial media terutama Instagram sebagai wadah ekpresi kalangan muda untuk mepublikasikan foto. Akan tetapi kebanyakan foto tidak tertata dengan baik dan berisi hal-hal yang tidak baik juga.

Melalui event tersebut, diharapkan seluk beluk tentang fotografi dapat dikupas tuntas karena meliputi teknik pengambilan foto dan cara mempublikasikan karya foto sesuai etika agar keindahannya muncul. Selain itu pesan foto tersampaikan sehingga menjadi sarana edukasi masyarakat.

“Kita berharap dengan kegiatan ini, masyarakat tertuma pelajar dan juga mahasiswa mengetahui dan juga memahami teknik-teknik fito yang baik dan fotografi juga memiliki etika sehingga lebih bijak saat membupbilskannya,” harapnya.

Sementara itu, Ketua SJF Tonny Kamanjaya mengapresiasi event fotografi yang digagas mahasiswa IPB ini. Menurut Tonny, hal itu sejalan dengan program SJF memberikan pendidikan jurnalistik termasuk fotografi kepada masyarakat.

“Kebetulan sejak lima tahun terakhir ini SJF fokus garap penyebaran pengetahuan jurnalistik dan fotografi ke kalangan pelajar SMA dan mahasiswa,” tutupnya.

 

(wdy/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *