KOTA SUKABUMI

Gelar Apel, Pemda Antisipasi Bencana

×

Gelar Apel, Pemda Antisipasi Bencana

Sebarkan artikel ini

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro, mengatakan apel kesiapsiagaan bencana lebih kepada sinergitas Polri, TNI, dan pemerintah daerah. Apalagi dalam kondisi tingginya intensitas curah hujan sekarang, potensi kebencanaan relatif cukup tinggi.

“Penanganan bencana butuh mobilisasi cepat dan sinergis. Kami ingin memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Selain itu tak hanya dari kesiapan personel saja, tapi juga dari tenaga kesehatannya akan dipersiapkan semaksimal mungkin. ” Bahkan kami juga memberikan pelatihan-pelatihan dalam situasi tertentu,” tukasnya.

Bank bjb Tandamata

Ditempat yang sama, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Asep Suhendrawan menerangkan jumlah kejadian bencana hidrometeorologi di Kota Sukabumi sejak peralihan musim kemarau ke musim hujan tercatat sebanyak 13 kali. Jenis bencananya meliputi banjir, tanah longsor, serta rumah roboh.

“Memasuki Oktober hingga November atau sejak peralihan musim kemarau ke musim hujan, jumlah kejadian bencana tercatat sebanyak 13 kali. Kalau secara akumulatif, selama tahun ini sejak Januari hingga sekarang jumlah kejadian bencana sebanyak 132 kali,” katanya.

Asep menyebutkan, potensi bencana sekarang sulit diprediksi. Artinya, potensi bencana banjir dan tanah longsor bisa terjadi kapan saja dan di mana saja.

“Sekarang kami tak lagi mewaspadai wilayah-wilayah yang menjadi langganan bencana. Tapi wilayah yang bukan daerah rawan bencana juga kami tingkatkan kewaspadaannya. Masa transisi kemarau ke hujan mengakibatkan kontur tanah jadi labil,” jelasnya.