FHI Minta K2 Diprioritaskan

  • Whatsapp

WARUDOYONG– Forum Honorer Indonesia (FHI) meminta honorer kategori dua yang terdata di pemerintah daerah diprioritaskan dapat pada seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini. Sebab, walaupun informasi rekrutmen tersebut masih simpang siur, namun proses rekrutmen harus dikawal.

Wakil Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Pusat Forum Honorer Indonesia (DPP FHI), Retza Rizkiansyah menjelaskan, rekrutmen yang rencananya tahun ini akan di buka harus dikawal ketat. Pasalnya, formasi tenaga pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas dalam rekrutmen tersebut harus didonimasi oleh honorer K2.

Bacaan Lainnya

“Pastinya akan terus kami kawal proses seleksi penerimaan CPNS ini, walaupun memang hingga kini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara belum mengumumkannya secara resmi,” ungkapnya manatan Sekretaris FHI Kota Sukabumi ini kepada Radar Sukabumi, kemarin (27/8).

Pengawalan honorer K2 itu, lanjut Retza, sudah disampaikan kepada Pemerintah Daerah Kota Sukabumi untuk memprioritaskan honorer K2 pada seleksi CPNS. Lantaran, walaupun seleksi CPNS dibuka secara umum namun honorer yang sudah tercatat tersebut tetap harus diprioritaskan.

“Kami sudah sampakan kepada pemerintah daerah maupun pusat agar memprioritaskan honorer K2 pada seleksi CPNS, karena jika tidak begitu kami bisa saja diacuhkan. Ditingkat pusat pun dalam waktu yang dekat ini bakal melakukan diskusi dengan Badan Kepegawaian Nasional dan KemenpanRB,” terangnya.

Sementara itu, Fitri (24) salah satu honorer dilingkungan pendidikan mengaku bakal mengikuti seleksi penerimaan CPNS walalupun belum masuk kedalam K2.

Karena menurutnya, jika pemerintah pusat membuka rekrutmen CPNS jalur umum itu berhak diikuti oleh semua honorer. “Ya, pastinya ikut lah, memang sampai saat ini informasi ini masih simpang siur. Saya belum masuk kategori dua, tapi tetap mau ikutan kan itu buat umum,” pungkasnya.

 

(cr15/d)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *