KOTA SUKABUMI

DPUPR Kota Sukabumi Rehabilitasi MCK dan Septictank di Dua Kelurahan

×

DPUPR Kota Sukabumi Rehabilitasi MCK dan Septictank di Dua Kelurahan

Sebarkan artikel ini
REHABILITASI : Petugas DPUPR Kota Sukabumi saat meninjau rehabilitasi fasilitas MCK dan septictank di Kelurahan Karang Tengah dan Cikondang.
REHABILITASI : Petugas DPUPR Kota Sukabumi saat meninjau rehabilitasi fasilitas MCK dan septictank di Kelurahan Karang Tengah dan Cikondang.

SUKABUMI — Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah rehabilitasi fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) dan septictank di dua kelurahan, yakni Karang Tengah dan Cikondang.

Kegiatan ini dilaksanakan melalui proses Provisional Hand Over (PHO) oleh Bidang Perumahan dan Permukiman DPUPR Kota Sukabumi. Kepala DPUPR, Sony Hermanto, menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan layak huni, terutama di wilayah padat penduduk yang masih kekurangan fasilitas sanitasi dasar.

Bank bjb Tandamata

“Sanitasi yang layak adalah indikator penting dalam mewujudkan lingkungan sehat. Karena itu, kami fokus pada perbaikan MCK dan septictank di wilayah-wilayah yang paling membutuhkan,” ujar Sony kepada Radar Sukabumi, Rabu (9/7).

Menurutnya, selain memperbaiki infrastruktur fisik, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Ia berharap fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik oleh warga, sehingga menjadi bagian dari kebiasaan hidup bersih dan sehat.

“Fasilitas ini bukan hanya untuk digunakan, tapi juga untuk dijaga. Kami ingin masyarakat merasa memiliki dan ikut bertanggung jawab dalam merawatnya,” tambahnya.

Sony juga menegaskan bahwa program rehabilitasi MCK dan septictank ini akan terus dilanjutkan secara bertahap di wilayah lain yang membutuhkan. Hal ini sejalan dengan agenda besar Pemkot Sukabumi dalam mendukung target nasional terkait sanitasi layak dan pengurangan kawasan kumuh.

“Warga menyambut baik program ini karena manfaatnya dirasakan langsung. Mereka tidak perlu lagi mengandalkan fasilitas seadanya atau berbagi dengan banyak keluarga. Ini sangat membantu, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” jelasnya.