Disdikbud Kota Sukabumi Minta Pelajar Tidak Ikut Demo

  • Whatsapp
Sejumlah pejar yang hendak ikut aksi unjuk rasa diamankan jajaran Satreskrim Polres Sukabumi Kota, Senin (12/10).

SUKABUMI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi meminta agar para pelajar tidak mengikuti aksi unjuk rasa. Seluruh satuan pendidikan, pengawas, penilik hingga orang tua wali di intruksikan untuk mengawasi peserta didiknya masing-masing.

Himbauan tersebut diperkuat dengan surat himbauan pencegahan keterlibatan peserta didik dalam aksi unjuk rasa yang berpotensi kekerasan dengan no surat 421/438/Set.Disdik/X/2020 tertanggal 13 Oktober 2020.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, Nicke Siti Rahayu menyampaikan, keterlibatan peserta didik pada aksi unjuk rasa yang berpotensi keributan dikhawatirkan dapat membahayakan. Maka dari itu, pihaknya meminta semua pihak akan mengikatkan pengawsan pada peserta didik.

“Sesuai dengan regulasi yang ada, memang peserta didik dicegah untuk ikut terlibat dalam aksi unjuk rasa yang berpotensi membahayakan diri pribadinya, maka dari itu sebelum peserta didik khususnya jenjang SMP dan SD di Kota Sukabumi terlihat kami tingkatkan pengawasan,” jelasnya, Kamis (15/10/2020).

Bagi seluruh satuan pendidikan, pengawas, penilik hingga orang tua wali di intruksikan untuk mengawasi peserta didiknya masing-masing. Mulai dari, memantau, mengawasi dan menjaga keamanan para peserta didik, baik itu diluar atau didalam lingkungan sekolah. Kemudian, menjaga hubungan naik dengan pada orang tua wali siswa, membangun komunikasi yang harmonis dengan peserta didik.

“Semua pihak, harus ikut memastikan bahwa peserta didik mengikuti proses pembelajaran sesuai dengan ketentuan dan mencegah peserta didik dari perbuatan yang melanggar peraturan satuan pendidikan atau mengganggu ketertiban umum,” pungkasnya. (bam)

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *