SUKABUMI — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, terus menggenjot realisasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat. Upaya yang konsisten ini, membuahkan hasil membanggakan, di mana lebih dari 10 ribu warga telah mengikuti program tersebut. Bahkan, Kota Sukabumi berhasil meraih prestasi sebagai tiga terbaik se-Jawa Barat dalam pelaksanaan CKG.
Kepala Dinkes Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah menjelaskan, keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), puskesmas, hingga kegiatan skrining di ruang-ruang publik. “Kami menggenjot program ini melalui puskesmas, FKTP, dan juga pelayanan CKG komunitas di fasilitas umum,” kata Reni kepada Radar Sukabumi, Kamis (15/5).
Menurut Reni, lebih dari 10 ribu warga telah mendapatkan layanan CKG, angka yang menunjukkan progres signifikan menuju target nasional. “Artinya, kami sudah semakin mendekati target yang ditetapkan pemerintah pusat,” ujarnya.
Lanjut Reni, salah satu pendekatan efektif yang dilakukan Dinkes dengan menyasar masyarakat langsung di ruang terbuka seperti taman kota, pasar dan ruang publik lainnya. Hal itu, dilakukan agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan dan bisa mendeteksi dini potensi penyakit yang diderita. “Dengan adanya skrining ini, kami berharap dapat mengidentifikasi penyakit masyarakat lebih awal, sehingga penanganan bisa dilakukan secara cepat dan tepat,” tuturnya.
Ia menambahkan, program ini juga menjadi bagian dari strategi memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat. Adpaun, dinkes Kota Sukabumi menargetkan, di tahun ini, seluruh penduduk bisa mengikuti Cek Kesehatan Gratis minimal satu kali. “Target kami, 100 persen penduduk Kota Sukabumi harus sudah dilakukan CKG dalam satu hari pemeriksaan,” pungkasnya. (Bam)






