“Selain fasilitasi program dan kegiatan kewirausahaan skala rumah tangga berupa budidaya ikan, warga juga banyak yang meminta difasilitasi dalam hal pengolahan produk perikanan dan promosi produknya,” ungkapnya
Pihaknya menambahkan, agar semua produk rumahan yang dikelola atau dikerjakan warga di masa pandemi Covid-19 ini, dapat diminati di pasar, maka warga harus memaksimalkan kemampuan adaptasi pengelola usahanya. Diantaranya, adaptasi dari layanan analog atau manual menjadi digital.
“Tentunya, ini merupakan sebuah tantangan bagi pemerintah dalam pembinaan usaha produk rumahan. Untuk itu, seluruh aspirasi warga mengenai hal ini akan kami tempung semuanya dan akan saya sampaikan kepada pemerintah Provinsi Jawa Barat. Intinya, kami akan perjuangkan semua aspirasi warga agar menjadi fokus pemerintah kedepannya,” pungkasnya. (Den)






