“Melalui sistem digital, pembayaran pajak bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Ini untuk menutup celah kebocoran,” tambahnya.
Galih juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mengawasi aliran pajak. Ia mengimbau agar masyarakat selalu meminta bukti pembayaran pajak saat bertransaksi. “Pajak adalah titipan masyarakat. Jangan sampai sudah dibayar tapi tidak disetorkan. Mari kita kawal bersama agar pajak benar-benar kembali untuk pembangunan,” pungkasnya.(ris/d)






