BPKPD Kota Sukabumi Ingatkan Jangan Telat Bayar Pajak

Rahman Gania
Kepala Bidang Pengelolaan Pajak Daerah pada BPKPD Kota Sukabumi, Rahman Gania

CIKOLE – Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi mengingatkan masyarakat wajib pajak untuk tidak menunda-nunda pembayara pajak. Sebab saat ini pemerintah sudah mempermudah para wajib pajak untuk membayarkan kewajibannya, melalui aplikasi yang sudah disediakan.

“Ada sebagian wajib pajak yang masih merasa menggunakan budaya lama, menunggu petugas pajak untuk menagih, sedangkan sekarang semua sistem online, wajib pajak harus aktif dalam rangka melaporkan omset dan membayar pajaknya,” ujar Kepala Bidang Pengelolaan Pajak Daerah BPKPD Kota Sukabumi, Rahman Gania kepada Radar Sukabumi, Selasa (27/12).

Bacaan Lainnya

Menurut Rahman, dalam perpajakan ini ada keterlibatan pengawasan langsung dari Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK). Mereka ikut memantau secara intens, bagaimana kontribusi wajib pajak terhadap besaran pajak yang seharusnya dibayar.

Dengan bantuan alat Taiping box, secara sadar para wajib pajak melaporkan omset sesungguhnya sehingga besaran pajak menjadi besar. “Langkah-langkah yang telah kami lakukan membuat target pajak di tahun 2022 besar dan tercapai dengan angka yang lumayan meningkat dari tahun-tahun sebelumnya,” aku dia.

Rahman mengklaim, target sembilan sektor pajak sebesar Rp54 miliar sudah melebihi target atau realisasi pendapatan pajak sebesar Rp56 miliar. Padahal tahun sebelumnya hanya Rp51 miliar.

Diperkirakan sampai akhir tahun bertambah lagi.

“Untuk sembilan sektor pajak yang dikelola BPKPD yaitu, pajak parkir, PBB, BPHTB, restoran, hotel, hiburan, penerangan jalan, Air bawah tanah dan reklame. Kemudian ada kemungkinan di akhir tahun bakal ada penambahan dari pajak PBB yang biasanya dibayarkan wajib pajak,” jelasnya.

Tahun depan Rahman dan jajarannya akan lebih fokus ke pengawasan dengan melibatkan Satpol-PP. Ini dilakukan untuk, agar para wajib pajak yang kurang disiplin atau pengusaha yang enggan membayar pajaknya bisa langsung ditindak.

“Akan lebih ke penindakan dan kita juga akan dibantu oleh pihak kejaksaan, dalam hal penagihan pajak -pajak yang besar. Mudahan bisa berjalan dengan lancar,” ungkapnya.
(Cr4/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *