SUKABUMI — Tim gabungan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP Kota Sukabumi, melakikan pengerukan Sungai Cisuda di Jembatan Merah, Kecamatan Baros, Jumat (15/11).
Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap banjir di wilayah tersebut, khususnya setelah adanya limpasan air sungai yang sempat mengakibatkan gangguan aktivitas masyarakat.
“Kami memohon maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dan kemacetan yang mungkin terjadi beberapa hari ke depan. Pengerukan ini adalah upaya kami agar tidak terjadi limpasan air sungai lagi,” kata Kusmana kepada wartawan, Jumat (15/11).
Kusmana menjelaskan, pengerukan akan dilakukan secara bertahap di beberapa titik yang telah ditentukan, dengan harapan dapat selesai sebelum sore, mengingat intensitas hujan yang kerap turun pada sore hari. “Saya berharap pengerukan ini selesai sebelum sore, karena setiap sore selalu hujan. Kita tidak ingin menyelesaikan satu masalah tapi malah menimbulkan masalah baru,” jelasnya.
Selain itu, pria yang akrab disapa Kusmana juga merencanakan kegiatan susur sungai pad Senin mendatang bersama beberapa komunitas dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan sungai.
“Masyarakat diminta untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya serta aktif dalam gotong royong guna mengurangi potensi banjir,” paparnya.
Pihaknya berharap, ke depannya ada perubahan yang lebih baik karena kegiatan ini bukan hanya untuk hari ini saja tetapi untuk mitigasi bencana jangka waktu lama. “Mari bersama-sama kita jaga kebersihan sungai, dan saya ingin terus istiqamah mengingatkan masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya,” pungkasnya. (Bam)






