SUKABUMI – Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Sukabumi terus berikhtiar dalam mengembangkan Amal Usaha Pendidikan Aisyiyah agar semakin unggul dan berkemajuan. Sejalan dengan komitmen tersebut, bertepatan dengan Seminar Parenting bertema “Membangun Generasi Alpha yang Berakhlakul Karimah”, Aisyiyah Kota Sukabumi resmi meluncurkan kelas internasional untuk seluruh Amal Usaha Aisyiyah di Kota Sukabumi.
Kelas internasional ini dirancang untuk mempersiapkan peserta didik agar memiliki wawasan global dengan tetap berlandaskan pada nilai-nilai Islam dan ke-Muhammadiyah-an. Dalam peluncuran ini, Aisyiyah Kota Sukabumi menghadirkan dua native speaker, yaitu Kone Fatima Zahra Lamrigua dari Maroko dan Kone Abdoulaye Assamaha dari Afrika Selatan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi bahasa asing peserta didik.
Berkaitan dengan tema seminar yang diangkat, Dr. Yusi Riksa Yustiana, M.Pd sebagai narasumber pertama menyampaikan bahwa mayoritas generasi alpha menganggap aturan merupakan sesuatu yang tidak harus selalu diikuti, terlalu membatasi membuat semakin menunjukkan kekuatannya untuk memberontak.
“Setiap anak akan beradaptasi dengan berbagai situasi agar dia memperoleh pengakuan terhadap potensi yang dimilikinya, tugas kita sebagai orang tua adalah menyalurkan potensi-potensi tersebut dalam berbagai aktivitas dan berbagai cara. Insya Allah anak-anak kita adalah anak-anak yang terbaik dalam potensinya masing-masing,” kata Yusi.
Sementara itu, narasumber kedua Dr. Desy Ratnasari, M.Si., M.Psi. menyebutkan, para ibu harus selalu melibatkan Allah SWT dalam semua urusan. Menurut dia, seorang Ibu harus lebih banyak belajar daripada seorang anak dan berkumpul dengan lingkungan yang positif serta mendukung. Hal tersebut, kata wanita yang menjabat anggota PR RI, bahwa peran internet atau teknologi sangat berpengaruh terhadap perkembangan karakter anak.
“Nah, di sinilah pentingnya komunikasi dengan pasangan tentang pola pengasuhan. Orangtua juga berperan untuk mengawasi dan memberikan pendampingan serta penjadwalan ketika anak mengakses internet, karena salah satu cara untuk dapat masuk ke dunia generasi Alpha adalah harus melatih komunikasi dengan anak dengan sering-sering diajak ngobrol. Salah satu upaya orang tua untuk membentuk generasi yang berakhlakul karimah adalah dengan menyekolahkan anak di sekolah yang berbasis Islam,” papar Desy.
Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menyampaikan apresiasi kepada peserta didik SD Aisyiyah Kota Sukabumi yang telah bertugas menjadi MC dalam tiga bahasa, yaitu Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan Bahasa Indonesia. “Saya sangat mengapresiasi kepada panitia penyelenggara terkhusus kepada MC yang tadi tiga orang saya takjub sekali terlihat simpel tapi sangat membanggakan. Bertepatan dengan launcing kelas internasional, Bobby menegaskan bahwa inilah yang dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia di seluruh daerah bahwa memang kita harus ada perkembangan khususnya dalam bahasa.” ujarnya.
Bobby juga mengapresiasi peluncuran kelas internasional ini. “Saya pikir ini adalah langkah yang sangat positif. Kemampuan berbahasa asing sangat penting dalam era globalisasi ini. Dengan adanya kelas internasional, saya yakin anak-anak kita akan lebih siap bersaing di tingkat global,” ujarnya.
Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Sukabumi, Dr. Amalia Nur Milla, M.P., menyampaikan bahwa inovasi ini adalah bagian dari visi Aisyiyah dalam membentuk generasi unggul yang memiliki kompetensi akademik dan karakter Islami yang kuat.
“Kini saatnya sekolah Aisyiyah mendunia. Kami ingin mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam keilmuan tetapi juga memiliki akhlak yang mulia serta kesiapan menghadapi tantangan global,” ucap Amalia.
Peluncuran kelas internasional ini merupakan bagian dari strategi Aisyiyah dalam merespons tantangan pendidikan modern. Dengan mengintegrasikan kurikulum berbasis Islam, teknologi, dan bahasa asing, diharapkan para peserta didik dapat berkembang menjadi individu yang berdaya saing tinggi serta berakhlakul karimah. (*/izo)




