Air Panas Cikundul Dipadati Pengunjung

LEMBURSITU – Memasuki libur panjang Natal dan tahun baru, Obyek Wisata Tempat Pemandian Air Panas Cikundul di Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, mulai dipadati wisatawan lokal. Selain sekedar untuk bersenang-senang, sebagian dari mereka juga memilih destinasi wisata tersebut sebagai tempat untuk pengobatan sejumlah penyakit menggunakan air mengandung belerang.

Tingkat kunjungan di lokasi tersebut meningkat puncaknya pada Senin (25/12). Ini merupakan lonjakan jumlah pengunjung pada sesi pertama. Diperkirakan kenaikannya akan kembali terjadi pada saat memasuki pergantian tahun 2017 menuju 2018.

Bacaan Lainnya

Dari informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, sejak dua hari terakhir ini para pengunjung di tempat wisata tersebut meningkat, tepatnya sejak memasuki musim libur panjang anak sekolah. “Hari ini (Kemarin) sudah ada peningkatan pengunjung yakni mencapai 300 orang pengunjung atau naik sekitar 50 persen dibanding hari libur biasanya yang rata-rata hanya mencapai 200 orang,” kata Pengelola Wisata Pemandian Air Panas Cikundul, Idun Saripudin kepada Radar Sukabumi.

Dia memperkirakan jumlah para pengunjung akan terus meningkat hingga menjelang perayaan tahun baru 2018 mendatang. Pasalnya hampir setiap tahun Tempat Pemandian Air Panas Cikundul ini menjadi primadona wisatawan lokal. Di momen tahun baru, pengunjung kerap membludak memenuhi area obyek wisata. Selain di lokasi ini, obyek wisata lainnya yang juga banyak diserebu pengunjung adalah Santasea Waterpark yang berlokasi di kawasan Citamiang.

Diakui Idun segmentasi wisatawan yang mendatangi pemandian air panas tersebut lebih pada kalangan remaja, terutama anak sekolah. “Mayoritas yang berkunjung anak sekolah dan keluarganya. Kalau hari biasa yang bukan hari libur, paling banyak 30 sampai 40 orang. Tapi pada saat hari libur mencapai 300 pengunjung,” akunya.

Pada perayaan tahun baru nanti, Idun menargetkan jumlah pengunjung bisa mencapai 500 orang. Target ini lebih didasari data grafis yang cenderung menunjukan tingkat kunjungan setiap tahunnya berada pada angka diatas 300 orang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *