11 Napi Lapas Sukabumi Melenggang Pulang, Dapat Asimilasi di Rumah

Lapas Kelas IIB Sukabumi
Sejumlah Napi Lapas Kelas IIB Sukabumi, saat sujud syukur karena mendapatkan perpanjangan asimilasi rumah, Selasa (30/8).

SUKABUMI – Sebanyak 11 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi, mendapatkan program perpanjangan asimilasi di rumah, Selasa (30/8).

Dari pantauan Radar Sukabumi, belasan warga binaan ini terlihat sumringah saat keluar dari gerbang Lapas Kelas IIB Sukabumi dan langsung sujud syukur dengan disaksikan keluarga yang menjemput para warga binaan.

Bacaan Lainnya

Kalapas Kelas IIB Sukabumi, Christo Victor Nixon Toar ucapan selamat kepada warga binaan yang mendapatkan program asimilasi di rumah.

“Selamat dan semangat bagi warga binaan yang mendapatkan hak asimilasi rumah, saya juga mengingatkan untuk selalu menjaga kesehatan, menjaga diri, dan juga harus bisa menjaga hubungan baik dengan masyarakat,” kata Christo kepada Radar Sukabumi, Selasa (30/8).

Lanjut Christo, sebelum dilaksanakan asimilasi di rumah narapidana tersebut diberikan penjelasan mengenai ketentuan selama menjalani asimilasi.

“Selain itu, para napi telah menandatangani surat pernyataan sanggup menjalani ketentuan selama menjalani asimilasi di rumah dan langsung diserahkan ke pihak Bapas untuk dilaksanakan pembimbingan dan pengawasan oleh Bapas,” ujarnya.

Menurutnya, setelah para Napi keluar untuk menjalani asimilasi di rumah tersebut masih mempunyai kewajiban untuk laporan secara rutin kepada Balai Pemasyarakatan.

“Hak asimilasi rumah yang diberikan kepada warga binaan Lapas Sukabumi merupakan tindaklanjut dari Permenkumham No. 43 tahun 2021 tentang Perubahan kedua atas peraturan menteri hukum dan HAM No.32 Tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi Bagi Narapidana dan Anak Dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19,” bebernya.

Pihaknya berharap, warga binaan tersebut bisa menjaga diri dan bisa menjaga hubungan baik ketika sudah berada di masyarakat. “Jika terdapat warga binaan yang tidak melanggar ketentuan hak asimilasinya bisa dilakukan pencabutan,” tegasnya.

Sementara itu, salah seorang warga binaan Lapas Kelas IIB Sukabumi, Yuli mengucapkan syukur dan terimakasih kepada Lapas yang sudah memberikan program asimilasi di rumah. “Alhamdulillah saya bisa mendapatkan program asimilasi ini dengan gratis, dan saya juga berterimakasih kepada Lapas Sukabumi yang telah melaksanakan program pembinaan kepada kami,” singkatnya. (bam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.