KABUPATEN SUKABUMI

Zainul Munasichin Apresiasi Kolaborasi Menko PM dan Stakeholder Bangun Hunian Baru untuk Korban Longsor Cisolok

×

Zainul Munasichin Apresiasi Kolaborasi Menko PM dan Stakeholder Bangun Hunian Baru untuk Korban Longsor Cisolok

Sebarkan artikel ini
FOTO ; NANDI/RADARSUKABUMI. Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin mendampingi Menko PM Gus Muhaimin Iskandar saat melaksanakan peletakan batu pertama pembanguna rumah warga terdampak bencana tanah longsor di kampung Pamokoan, Desa Sukarame, Kecamatan Cisolok.
Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin mendampingi Menko PM Gus Muhaimin Iskandar saat melaksanakan peletakan batu pertama pembanguna rumah warga terdampak bencana tanah longsor di kampung Pamokoan, Desa Sukarame, Kecamatan Cisolok. (FOTO ; NANDI/RADARSUKABUMI.)

SUKABUMI — Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, mengapresiasi langkah cepat Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar dalam merespons kebutuhan warga terdampak bencana longsor di Kampung Pamokoan, Desa Sukarame, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

Dalam kunjungan ke lokasi bencana pada Kamis (27/11), Menko PM bersama Zainul Munasichin, jajaran kementerian, anggota DPRD, serta Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah relokasi bagi warga terdampak.

Bank bjb Tandamata

Zainul mengungkapkan, informasi awal mengenai kebutuhan relokasi diperolehnya dari Ajengan Encep, Pengasuh Ponpes Assalam, yang melaporkan bahwa 15 hingga 16 rumah warga rusak parah dan tak bisa dibangun kembali di lokasi semula. “Sebagian sudah dibantu oleh Jenderal (Purn) Dudung, namun masih ada 11 rumah yang belum tertangani,” ujarnya.

Zainul kemudian mengomunikasikan hal tersebut kepada Menko PM. Respons cepat pun diberikan. Berbagai pihak seperti Forum Silaturahmi Istri (FSI), Perempuan Bangsa, hingga sejumlah tokoh dan donatur turut bergotong royong membangun 11 rumah tambahan. Bahkan, dukungan meluas hingga ke lembaga seperti Himbara, BSI, dan PNM yang menyiapkan anggaran untuk pembangunan 35 rumah lainnya.

“Ini bukti nyata gerak cepat dan koordinasi Menko PM dalam mengoptimalkan potensi pemerintah dan swasta. Saya ucapkan terima kasih setinggi-tingginya,” tegas Zainul.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai bentuk semangat gotong royong, terutama saat pemerintah daerah menghadapi keterbatasan anggaran. Zainul turut menyoroti pentingnya pendekatan antisipatif dalam pengelolaan lingkungan.