SUKABUMI – Yandra Utama Santosa resmi Pimpin Ketua DPD KNPI Kabupaten Sukabumi usai terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-XVI yang berlangsung di Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (26/05) malam.
Pelaksanaan Musda kali ini berlangsung dengan penuh dinamika tetapi tetap kondusif dan lancar. Proses pemungutan dan penghitungan suara yang dilakukan secara voting selesai sekitar pukul 21.45 WIB.
Berdasarkan hasil akhir, Yandra (Nomor Urut 1) meraih 91 suara, unggul dari kandidat lainnya, yakni Angga Perwira Sukamawinata (Nomor Urut 2) dengan 50 suara, Restu Martiani (Nomor Urut 3) dengan 2 suara, sementara Hadi Azka Nugraha (Nomor Urut 4) tidak memperoleh suara karena telah secara resmi menyatakan berkoalisi dengan Yandra. Selain itu, terdapat 2 suara tidak sah.
Menanggapi kemenangannya, Yandra menyampaikan rasa syukur serta apresiasinya kepada para pendukung dan seluruh peserta Musda ke-XVI.
“Alhamdulillah, ini adalah amanah yang harus saya emban. Saya berharap ke depan DPD KNPI Kabupaten Sukabumi dapat lebih maju dan adaptif terhadap perkembangan sosial. KNPI harus menjadi wadah perjuangan bersama, khususnya bagi para pemuda,”ujar Yandra kepada Radar Sukabumi, Selasa (27/05).
Ia juga menyoroti dinamika dalam Musda kali ini yang menurutnya sangat kompetitif, dengan para calon yang merupakan sosok pemuda terbaik di Kabupaten Sukabumi.
“Konstelasi Musda kali ini cukup panjang, dengan dinamika yang memberi ruang pilihan bagi seluruh peserta. Ini menunjukkan proses demokrasi yang sehat dan diharapkan mampu membawa dampak positif bagi masyarakat,”tambahnya.
Lebih lanjut, Yandra menegaskan bahwa masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan oleh DPD KNPI ke depan. Salah satu prioritasnya adalah mendorong regulasi yang berpihak kepada kepemudaan, termasuk upaya menghadirkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Kepemudaan, yang merupakan amanah dari Ketua sebelumnya, Regy Apriansyah.
“Selain itu, kami akan terus mendorong peningkatan produktivitas dan aktivitas positif di kalangan pemuda sebagai bagian dari pembangunan daerah,”pungkasnya.(*)






