“Kalau bisa jangan sampai ada gangguan dari siapa pun dan kepentingan apapun pokoknya hutan itu terus dan terus harus dilindungi, karena mau tidak mau seandainya hutan ini ruksak sedikitpun kerusakan alam tetap efek negatif nya banyak terutama bagi masyarakat yang memang kami ini tinggil pas di lereng hutan ini di kaki gunung Jayanti,” jelasnya.
Ditegaskan Heri Subowo, aksi penolakan yang dilakukan warga perumahan Tamansari tersebut merupakan hal yang wajar karena melihat amcaman kedepannya jika hutan dirusak, meski dengan dalih apapun.
“Saya selaku ketua RW mengakomodir setiap keinginan masyarakat bahwa hutan ini jangan sampai ada penggaraf ataupun pengrusakan, yang dikhawatirkan warga sudah banyak contoh,” paparnya.
“Iya kalau hutan ada pengrusakan pasti akan ada bencana mulai dari banjir, longsor dan hewan yang habitatnya terganggu akan pindah tempat, dari hutan ke rumah rumah warga,” tandasnya. (ndi/d).






