KABUPATEN SUKABUMI

Warga Sagaranten Menghilang di Pantai Karanghawu, Diduga Tenggelam

SUKABUMI— Angga Kusumawijaya (36) wisatawan asal Kampung Pasantren, Rt (2/3) Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sagaranten, hilang misterius di pantai Selatan Sukabumi, tepatnya di pantai daerah Kecamatan Cisolok. Saat ini, petugas gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang wisatawan yang diduga hilang tenggelam di pantai Selatan Sukabumi itu.

Ketua Tim Search And Rescue Daerah (SARDA) Kabupaten Sukabumi, Okih Pajri Assidiq mengatakan, peristiwa tersebut bermula saat Angga bersama enam temannya pergi berwisata ke pantai Selatan Sukabumi pada Rabu (22/1) sekira pukul 17.00 WIB.

Mereka sengja pergi ke daerah Cisolok bersama teman-temannya dengan memggunakan dua unit mobil untuk tujuan liburan sekalian membuat SIM ke Polres Sukabumi. “Korban ini, menginap di Hotel SBH Cikakak dan paginya berangkat ke pantai Sawarna,” jelas Okih kepada Radar Sukabumi, (26/1).

Setelah itu, pada Kamis (23/1) sekira pukul 16.00 WIB, Angga bersama rombongan check in di penginapan Bonlap Beach. Namun, sekira pukul 19.30 WIB, Angga keluar kamar sendiri dan identitas serta barang miliknya ditinggal dikamar tersebut.

Berdasarkan pengakuan dari temannya, Angga ini keluar kamar mengenakan kaos pendek hitam, celana pendek abu-abu, memakai jam tangan dan gelang acsesoris, memakai ciput hitam dan sandal jepit. “Pada Jumat (24/1) sekira pukul 07.00 WIB, teman-temannya Angga mencari dan menanyakannya kepada warga. Namun, tidak menemumaknnya,” imbuhnya.

Pada Jumat (24/1) sekira pukul 13.00 WIB, temannya melakukan pencarian ke Gunung Karanghawu. Saat itu, warga sekitar menjelaskan, bahwa mereka sempat melihat Angga berada di kawasan Gunung Karanghawu.

“Setelah itu, teman-temannya melanjutkan pencarian dan akhirnya menemukan sandal jepit dan ciput di karang dekat jurang (batu kursi) dimana sala satu sandalnya ditemukan di pinggir pantai mengambang di air dan satunya di batu karang tersebut,” ujarnya.

Saat ini, petugas gabungan masih melakukan pencarian di lokasi darat maupun perarairan pantai Selatan Sukabumi. Namun, hingga saat ini petugas belum juga menemukan keberadaan korban.

“Kami melakukan pencarian dengan jumlah delapan personel menggunakan satu unit Ruberboat. Sementara untuk penyisiran per 3 mil dari tempat kejadian musibah (TKM) ke arah Palabuhanratu sampai dengan Perairan Cimaja. Namun, juga belum membuahkan hasil,” bebernya.

Ketua Operasional dan Sumber Daya Manusia Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi, Asep Edom Saepuloh mengatakan, saat ini petugas gabungan dari Balawisata dan Sarda serta Polri masih melakukan penyisirn hingga ke tengah perairan pantai Karang Hawu dan pantai Kebon Kelapa.

“Iya, kalau berdasarkan keterangan dari temannya korban, bahwa Angga itu diduga menghilng karena jatuh dari lokasi karang dan terbawa ombak pantai tersebut. Saat proses pencarian korban, kami terkendala dari cuaca. Apalagi di seputar TKM, sedang angin barat dan gelombangnya lumayan tinggi, “pungkasnya. (Den)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button