KABUPATEN SUKABUMI

Wamen Kominfo Panen Raya di Sukabumi, Teknologi Iot eFishery Tingkatkan Efisiensi Budidaya Ikan

×

Wamen Kominfo Panen Raya di Sukabumi, Teknologi Iot eFishery Tingkatkan Efisiensi Budidaya Ikan

Sebarkan artikel ini
Budidaya Ikan Digital Sukabumi
Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika, Nezar Patria, saat panen raya budidaya ikan teknologi digital

Sementara itu, salah satu anggota pemilik Pokdakan Cipancur Cimahi Farm Feed, Kampung Cipancur, Desa Padaasih, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Wildan mengatakan, pihaknya mengaku bersama keluarganya sudah tiga tahun terakhir telah melakukan budidaya ternak ikan. “Nah, setalah menerapkan teknik go digital ini, selain telah meningkatkan hasil panen, juga waktu menjadi efisiensi,” jelasnya.

“Kami melihat bahwa teknik yang digunakan dalam budidaya sangat penting. Dengan adanya perusahaan seperti eFishery, kami diberi peluang untuk mencoba teknologi auto feeder, dan ini sangat membantu meningkatkan kualitas budidaya kami,” ujar Wildan.

Bank bjb Tandamata

Dampak yang paling dirasakan dari teknologi auto feeder, sambung Wildan, diantaranya pengurangan kebutuhan tenaga kerja manual. Selain itu, masa panen ikan pun datang lebih cepat dari biasanya.

“Pekerjaan manual sekarang digantikan oleh sistem otomatis yang terhubung melalui internet dan aplikasi. Uji coba ini menunjukkan bahwa teknologi ini dapat mempercepat pertumbuhan ikan, sehingga panen yang biasanya memakan waktu 120 hari bisa dipangkas menjadi 100-110 hari,” timpalnya.

Bukan hanya itu, dengan adanya auto feeder, biaya tenaga kerja dapat ditekan, yang pada akhirnya meningkatkan pendapatan petambak. “Kami bisa menekan biaya operasional sehingga menghasilkan subsidi silang. Setiap panen bisa menghasilkan sekitar Rp3 juta lebih,” imbuhnya.

Pihaknya menambahkan, bahwa ia bersama keluarganya telah mengelola budidaya ikan di wilayah tersebut dengan luas total lahan sekitar 1,6 hektare. Namun, yang digunakan untuk kolam budidaya ikan hanya digunakan sekitar 1 hektare. “Alhamdulillah, untuk omzet lumayan naik yah, jika dibanding sebelum menggunakan teknologi ini. Saat panen, omzet kita bisa mencapai Rp15 juta hingga Rp20 juta per kolamnya,” pungkasnya. (Den)