Sementara itu Jamal salah seorang pemuda kampung Nagrog saat diwawancara menambahkan, saat peristiwa terjadi tidak ada warga yang berani mendekati gerombolan orang bermotor tersebut.
“Engga ada,, soalnya anak anak disini juga lagi sepi, ada yang nongkrong di sini pas ngeliat di sangka nya kecelakaan, tau taunya nyerang, mereka tidak ada yang dikenali, ada yang buka baju, yang pakai topi, campuran, ada yang pakai celana loreng,” timpalnya.
“Untuk keselanjutannya saya tidak tahu, pas datang kesini udah pada kabur, mereka enggak dikenal, kalau yang terluka warga sini Alhamdulillah gak ada, mereka keburu kabur pas ada teriakan salah sasaran itu,” tandasnya.
Informasi didapat, adanya peristiwa aksi brutal gerombolan orang bermotor yang terjadi di kampung Nagrog, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu viral di media sosial di perpesanan aplikasi, dan saat ini peristiwa tersebut tengah dalam penanganan jajaran kepolisian polres Sukabumi. (Ndi)






