KABUPATEN SUKABUMI

UF Center Tolak Kenaikan Harga BBM Bersubsidi

×

UF Center Tolak Kenaikan Harga BBM Bersubsidi

Sebarkan artikel ini
Anggota Badan Pembinaan Jaringan Konstituen Demokrat
Anggota Badan Pembinaan Jaringan Konstituen Demokrat Jawa Barat yang Juga Direktur Lembaga kajian kebijakan Publik Ujang Fahpulwaton (UF) Center

SUKABUMI — Direktur UF Center, Ujang Fahpulwaton menolak tegas rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi seperti Pertalite dan solar. Dirinya melihat kenaikan itu akan memberatkan masyarakat.

UF panggilan akrabnya, menegaskan wacana itu justru memperparah angka kemiskinan di Indonesia. Ia malah menilai hal itu tidak lepas dari adanya mafia migas. Terlebih berdasarkan catatannya, pendapatan migas di Indonesia surplus.

Bank bjb Tandamata

“Jelas menolak, karena rencana Kenaikan Pertalite dan Solar Bukan Solusi dengan Alasan Subsidi BBM menjadi Beban Negara, Sementara Pembangunan Kereta Cepat Bandung-Jakarta dan Pembangunan IKN tidak akan menggunakan APBN tapi nyatanya minta pake APBN, Apakah itu bukan beban Negara. Dan apakah Urgent pemindahan Ibu Kota Tersebut, “jelas UF Center, (22/08/2022).

Sebelumnya, wacana kenaikan harga BBM diungkapkan Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan. Hal ini selaras ucapan Presiden Jokowi yang menilai subsidi BBM membebankan APBN yang telah mengeluarkan Rp500 triliun.

Terlepas itu, UF center yang merupakan kader Partai Demokrat ini menilai wacana menaikkan harga Pertalite dan Solar sangat erat berkaitan dengan permainan politik pasar global, serta peran-peran lembaga keuangan internasional. Alasan menyelamatkan APBN dinilai tidak tepat. Ia lantas menyarankan pemerintah pusat mengkaji ulang terkait rencana menaikkan harga BBM subsidi. Terlebih saat ini, situasi perekonomian masyarakat hari ini tidak sepenuhnya siap dengan kebijakan tersebut.

“Kita lihat sekarang dilapangan, ekonomi masyarakat belum pulih akibat Covid, permasalahan harga bahan pokok belum stabil. Jangan sampai rakyat Indonesia semakin menderita dengan rencana kenaikan harga BBM bersubsidi,”tegasnya.