PALABUHANRATU – Satu unit kendaraan truk hino dengan nomor polisi B 9584 JZ terperosok di Kampung Gunung Sumping, Desa Citepus, kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
Peristiwa kecelakaan tersebut, berdasarkan informasi dilapangan terjadi sekitar pukul 03.30 Wib menjelang pagi, Rabu, (29/10) meski tidak ada korban jiwa maupun lorban luka namun hingga saat ini kendaraan truk hino yang bermuatan limbah B3 dari PLTU Jabar 2 Palabuhanratu ini belum bisa di evakuasi karena sulitnya medan.
Diketahùi truk hino tersebut di duga dibawa atau di curi oleh salah seorang pria bernama Agung, yang diduga mengalami gangguan kejiwaan, hal itu diperkuat dengan pernyataan dari Deden Wahyu selaku pengurus dari perusahaan truk hino tersebut, dimana Agung mengalami gangguang kejiwaan.
Ditegaskan Deden, sebelum truk hino terperosok di tebing tersebut, awalnya sekitar pukul 23.00 Wib masuk parkiran ke area sekitar PLTU Jabar 2 Palabuhanratu, kemudian sopir yang biasa membawa truk itu langsung turun dan beristirahat di mes yang telah disediakan pihak perusahaan, dan saat pagi hari di cek kendaraan sudah tidak ada di lokasi parkiran.
“Jadi malam itu memang ada sih ada orang, cuman pada tidur di mes, mobil jenis itu memang banyak. Untuk malam kejadian itu memang kuncinya masih tergantung, karena pulang malam mungkin sopir yang biasa bawa itu ngantuk, dia lupa cabut, langsung pules tidur di mes karena ngantuk,” ujar Deden.
“Sopir sadar mobil tidak ada, saat bangun tidur jam 6 pagi, terus ada kabar dari warga setempat, dan dari warga Gunung Sumping, mobil truk ada di sana. Kalau dari PLTU menuju TKP itu tidak ada yang rusak, yang ada di TKP itu aja,” imbuhnya.
Kemudian, setelah dilakukan pengecekan kendaraan truk ternyata benar ada di tebing sekitar kampung Gunung Sumping, dan dikemudikan diduga oleh Agung merupakan ODGJ, karena penasaran juga dilakukan penelusuran dan ternyara memang orang tersebut sempat viral di wilayah kecamatan Parungkuda atau dimana sempat naik pohon kelapa yang kemudian di evakuasi warga untuk turunnya.
“Nah yang mengemudikan itu, wajahnya persis yang kejadian di Parungkuda yang naik pohon kelapa itu, yang dievakuasi Damkar, ada catatannya memang ODGJ itu, sekarang kita titip dulu di Aura Welas Asih,” terangnya.
Kemungkinan seperti itu kita akan periksa dulu untuk kejiwaannya, tapi sementara sih memang terlihat ODGJ. Tadi memang yang memeriksa dari Polsek dan juga ada rekan dari Welas Asih bahwa memang itu ODGJ,” imbuhnya






