“Keamanan finansial adalah fondasi kesejahteraan. Melalui literasi, kita tidak hanya memberi kail, tapi juga menjaga agar kail tersebut tidak patah oleh praktik keuangan yang eksploitatif,” jelas Yana.
Dengan jadwal rutin bulanan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi optimistis Indeks Literasi Keuangan daerah akan meningkat signifikan pada akhir 2026. Target akhirnya adalah pertumbuhan ekonomi inklusif, di mana manfaat pembangunan dirasakan bukan hanya oleh pelaku usaha besar, tetapi juga oleh UMKM di gang sempit hingga pesisir pantai Sukabumi.(den/d)






