Ia memastikan, penanganan yang akan dilakukan nantinya berbasis pada kajian teknis mendalam agar solusi yang diterapkan benar-benar efektif dan berkelanjutan.
“Kami tidak ingin penanganan ini bersifat jangka pendek saja. Diperlukan kajian yang matang agar ke depan risiko kerusakan bisa diminimalisasi dan masyarakat merasa aman saat musim hujan,” tuturnya.
“Kami menghimbau masyarakat di sekitar lapang Cangehgar untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat intensitas hujan di wilayah Kabupaten Sukabumi masih cukup tinggi,” tandasnya. (ndi/d)






