Termasuk Sukabumi, Gelombang 6 Meter berpotensi di laut selatan Jabar

gelombang tinggi.
Kondisi perahu nelayan di Pantai Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jabar yang rusak akibat diterjang gelombang tinggi. Antara/Aditya Rohman

CILACAP — Termasuk daerah Pantai Kabupaten Sukabumi, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memrakirakan gelombang sangat tinggi berkisar 4-6 meter berpotensi terjadi di Samudra Hindia selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Sementara tinggi gelombang di wilayah perairan selatan Jabar, Jateng, dan DIY diprakirakan berkisar 2,5-4 meter atau masuk kategori tinggi,” kata Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Jateng, Rabu.

Bacaan Lainnya

Menurut dia, peningkatan tinggi gelombang tersebut dipicu oleh pola gerakan angin yang cenderung searah dengan kecepatan tinggi.

Dalam hal ini, pola angin di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari barat daya menuju barat laut dengan kecepatan angin berkisar 5-30 knot.

“Terkait dengan kondisi tersebut, BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap kembali mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berlaku untuk tanggal 28-29 Desember 2022, dan akan diperbarui jika ada perkembangan lebih lanjut,” jelasnya.

Pos terkait