Suyatni Ingin Pulang ke Sukabumi, Respons Cepat Camat Parungkuda Terkait Kasus TPPO 

camat Parungkuda Deden Sumpena
Kunjungan camat Parungkuda Deden Sumpena ke kediaman Budi, suami Suyatni, pekerja migran asal Sukabumi yang jadi korban TPPO di Baghdad, Irak, Rabu (12/1).

SUKABUMI – Kalimat itupun diulang lagi oleh Budi H. Dia ingin istrinya, Suyatni dapat segera dipulangkan ke Sukabumi dengan selamat. Ya, warga Kampung Cipamulaan, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang oleh agensi pekerja migran ilegal ke Baghdad, Irak.

“Pokoknya, saya ingin istri saya pulang pak,” kata Budi kepada Camat Parungkuda Sumpena yang mendatangi kediamannya, Rabu (12/1).

Bacaan Lainnya

Kedatangan Deden ke rumah pria yang berprofesi sebagai buruh harian lepas sebagai bentuk respons cepat pemberitaan Radar Sukabumi terkait kasus human trafficking yang menimpa warganya. Dalam kesempatan tersebut, Deden menanyakan perihal kronologi permasalahan yang dihadapi istri Budi.

“Kami dari Kecamatan Parungkuda datang untuk menggali data, informasi yang akurat dan menghubungi yang bersangkutan (Suyatni) di Baghdad (lewat telpon),” kata Deden kepada Radar Sukabumi.

Deden memastikan kondisi Suyatni dalam keadaan baik-baik saja. Hasil dari pertemuan tersebut, selanjutnya akan dilaporkan ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi.

“Alhamdulillah, kondisinya baik. Intinya harapan suaminya dan kemauan dari istrinya dapat pulang kembali ke Indonesia secepatnya dengan selamat,” ujar Deden.

Pos terkait