Stok Darah Minim, PMI Sukabumi Keliling Kecamatan

  • Whatsapp
PMI Kabupaten Sukabumi saat melakukan sosialisasi tentang donor darah kepada masyarakat.

SUKABUMI– Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi melakukan sosialisasi donor darah ke semua kecamatan. Sosialiasi yang baru dilakukan di tiga kecamatan ini untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap donor darah.

dr Ricky Julian, Pelaksana Unit Transfusi Darah PMI Kabupaten Sukabumi menerangkan, sosialiasi yang dilakukan dengan protokol kesehatan ini, bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait donor darah ditengah pendemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Sementara ini baru ada tiga kecamatan yang sudah di berikan sosilalisasi mengenai donor darah dan covid-19. Yakni kecamatan parungkuda, ciambar, dan warungkiara. Sosialisasi ini akan terus dilakukan ke semua kecamatan,” jelasnya, Kamis (22/10/2020).

Ditengah Pandemi Covid-19, jumlah pendonor darah yang datang ke UTD PMI Kabupaten Sukabumi berkurang cukup signifikan. Salah satu faktornya, karena memang khawatir akan keamanan melakukan donor darah dalam kondisi pendemi.

“Pada masa saat pandemi seperti ini sudah pasti ada penurunan jumlah stok darah, di karenakan para pendonor darah sukarela ini mengurang.

Oleh karena itu dari mulai pengurus, staf, petugas Unit Transfusi Darah, hingga relawan PMI gencar melakukan sosialisai dengan protokol kesehatan dan juga kebiasaan baru,” bebernya.

Dengan di adakannya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat mau mendonorkan darahnya secara sukarela meskipun di masa pandemi covid-19 karena donor darah itu aman. “Yang pasti, asal sesuai dengan protokol, donor darah dalam kondisi pendemi ini juga tidak berbahaya,” ujarnya.

Selain itu, untuk kegiatan sosialisasi ini akan berlanjut karena PMI sendiri telah merencanakan di beberapa kecamatan. Mudah-mudahan seluruh kecamatan bisa di berikan sosialisasi.

“Target kami semua wilayah di Kabupaten Sukabumi, tetapi secara bertahap akan kami lakukan. Karena memang, kegiatan seperti ini perlu dilakukan agar muncul kesadaran masyarakat terhadap donor darah,” pungkasnya. (upi/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *