Saat pihak keluarga mendatangi RSUD Ciawi, pihak keluarga merasa kaget. Lantaran, kondisi kesehatan salah satu anggotanya tercintanya, sangat memprihatinkan. Lantaran, hampir di sekujur bagian tubuhnya, terutama pada bagian wajah dan perut, mengalami luka bakar parah yang diduga disiram air keras.
“Kata dokter, saat korban dibawa ke RSUD Ciawi itu, kondisinya sudah tidak sadar dan akhirnya meninggal dunia. Iya, katanya air keras itu sempat masuk mulut korban,” paparnya.
“Kata pihak rumah sakit, korban mengalami luka serius di bagian depan tubuh. Bahkan, ada juga informasi bahwa air keras juga mengenai bagian kemaluan. Tapi, itu belum bisa dipastikan karena hanya melihat dari foto yang diterima,” bebernya.
Setelah dikabarkan meninggal dunia, jenazah korban langsung diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Jakarta. Setelah itu, jenazah korban langsung dikebumikan oleh pihak keluarga di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ahlil Khoer, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi pada Selasa (15/04) sore.
“Kami berharap kepada pihak kepolisian dapat segera menangkap pelaku dan motif di balik kejadian ini keluarga saya meninggal dunia,” pungkasnya. (Den)






