Sehingga Marwan memastikan protes terkait akses dan fasilitas yang terjadi di objek wisata pantai Minajaya bukan dari kalangan para wisatawan namun sejumlah masyarakat mengatasnamakan.
“Bukan dari wisatawan, tidak ada yang protes, mereka itu dari posisi mencermati kalau itu bukan perda misalnya retribusinya dilakukan oleh dinas pariwisata silahkan bisa saja ,tapi hari ini sudah perda, sudah harus, kalau mereka berkeberaran misalnya mereka itu pengunjung atau bukan yang berkeberatan,” terangnya.
“Nah nanti tinggal ada DPRD yang membahas untuk mengevaluasi yang membahas perda tersebut, 50rebu oge tidak protes (wisatawan -red) kecuali hal yang mereka tidak yakini,” tandasnya. (ndi/d)






