Pujia mengaku, dikondisi pandemi Covid-19 ini pelaksanakan pasanggiri mojang jajaka tidak mudah dan lebih rumit. Kendati begitu Pujia mengaku tetap percaya diri dan optimis.
“Kami tetap optimis kualitas mojang jajaka tahun ini tidak akan berkurang dari tahun-tahun sebelumnya. Apalagi kami sudah mendapatkan banyak arahan dan bimbingan dari dinas pariwisata,” paparnya.
Ia menjelaskan, akan banyak keuntungan yang didapatkan oleh calon peserta atau yang menjadi duta wisata. Sebab, banyak yang akan membimbing dan memberikan ilmu pengetahuan.
“Ya, selain mendapatkan pengalaman, teman-teman, dan relasi baru, tentunya ilmu pengetahuan serta wawasan akan bertambah. Pasalnya, banyak mentor yang berkopenten di bidangnya,” ungkapnya.
Pujia berharap mojang jajaka yang terpilih menjadi duta wisata, nantinya dapat mengimplementasikan ilmunya ke masyarakat luas dan menjadi penyambung lidah inspirasi dari masyarakat.
“Tentu akan lebih memiliki power karena sudah dipercaya pemerintah daerah menjadi duta. Bisa lebih berpikir kritis melihat kondisi sekitar untuk dijadikan celah yang bisa digali dan dikembangkan, baik pariwisata, budaya, maupun keseniannya,” harapnya. (cr1/t)






