KABUPATEN SUKABUMI

Sering Mati Listrik, Masyarakat Jampangtengah Geram

×

Sering Mati Listrik, Masyarakat Jampangtengah Geram

Sebarkan artikel ini
Petugas PLN saat melaksanakan pemangkasan pohon untuk mengantisipasi gangguan jaringan, belum lama ini.

RADAR SUKABUMI — Sejumlah warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, mengeluhkan pelayanan PLN. Pasalnya, selama dua hari terakhir ini listrik ke daerah ini sering mengalami padam sehingga menghambat aktivitas.

Dari informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, dalam sehari padam listrik di wilayah Jampangtengah bisa berlangsung sampai beberapa jam. Otomatis, hal itu menimbulkan banyak keluhan dari warga.

“Mulai Jumat sampai Sabtu, listri ke daerah sini sering mati. Dalam sehari bisa sampai tiga kali. Parahnya, listrik ini juga sering padamnya di malam hari sehingga sangat menghambat. Malam harikan, waktunya warga memakai listrik,” keluh salah seorang warga Kampung Cikiray, Aep (38) kepada Radar Sukabumi, kemarin (19/4).

Meski tidak menimbulkan kerugian materi, lanjut Aep, namun tidak menutup kemungkinan jika dalam sehari listrik sering padam bakal banyak alat elektonik yang mengalami kerusakan.

“Karena itu, kami meminta agar pihak PLN dapat menjaga pelayanan. Dan jika ada pemadaman perlu memberitahukan terlebih dulu kepada warga,” ungkapnya.

Sementara itu, Humas PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sukabumi, Wiwin Darwati menjelaskan, pada 17 April terjadi mati listrik sekitar pukul 14.22 WIB dan normal pukul 15.49 WIB. Mati listrik kembali sekitar pukul 19.30 WIB dan normal pukul 21.15 WIB.

Namun, adam listrik juga terjadi pada 18 Maret pukul 15.55 WIB dan normal pukul 17.57 WIB. “Indikasi masih belum diketemukan. Saat ini, kami masih lakukan investigasi ulang.

Tapi dilokasi sudah normal karena dimanuper dari penyulang lain,” jelas Wiwin.

Menurut Wiwin, gangguan terjadi akibat beberapa hal salah satunya, gangguan alam karena cuaca buruk sehingga ada beberapa daerah yang terjadi pohon tumbang menimpa jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM).

“Dengan gangguan ini, kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Namun walaupun demikian petugas PLN selalu bekerja keras untuk menanggulangi gangguan tersebut,” ungkapnya.

Wiwin menambahkan, ada beberapa daerah yang menjadi rawan terjadi gangguan. Seperti di wilayah Sagaranten sampai Tegal Buleud atau daerah pertambangan Surade.

“Kami tetap melakukan inspeksi dan ROW atau pemeliharaan jaringan secara kontinyu ke semua wilayah terutama yang rawan terjadi gangguan. Khususnya, daerah yanga jaringan melintasi hutan-hutan lebat seperti wilayah selatan,” pungkasnya. (bam/d)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *