Semua Gara-gara Pelakor

CICANTAYAN – Seorang ibu rumah tangga asal Kampung Cikukulu, RT 19/5, Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, Ani (45) nekad memanjat menara telekomunikasi untuk mengakhiri hidupnya akhir pekan kemarin. Diduga penyebabnya, bahtera rumah tangga wanita yang dikenal pendiam itu direcoki oleh hadirnya orang ketiga atau yang sering disebut ‘Pelakor’. Beruntung, aparat keamanan berhasil membujuknya hingga pelaku pun bersedia mengurungkan niatnya.

Pantauan Radar Sukabumi, aksi nekad Ani langsung menjadi perhatian warga setempat dan juga pengguna jalan lainnya. Pasalnya, mereka tak menyangka wanita yang dikenal baik itu nekad manjat menara setinggi 25 meter untuk mengakhiri hidupnya. Warga setempat mencoba untuk membujuk Ani turun dan membatalkan aksinya, namun sayang bujukan mereka tak digubris sama sekali.

Bacaan Lainnya

“Karena tak berhasil kami bujuk, kami pun langsung meminta bantuan aparat keamanan dari TNI dan Polri. Alhamdulillah mereka tidak berselang lama langsung datang ke lokasi,” ujar Ripal Rinaldi (25) kepada Radar Sukabumi.

Menurut Ripal, upaya membujuk pelaku supaya tidak nekad yang dilakukan aparat keamanan bersama petugas pemadam kebakaran berlangsung lama. Setidaknya, petugas membutuhkan waktu sampai dua jam supaya pelaku bersedia turun dari tower yang menjulang tinggi itu.

“Setelah diyakinkan petugas, akhirnya dia bersedia turun. Lumayan lah, hampir dua jam proses negosiasinya,” imbuhnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.