Selain penataan angkutan, pihak kecamatan juga memantau aspek lingkungan dan sosial. Di sejumlah area bekas galian, telah dilakukan rekonstruksi pasca-tambang berupa penanaman pohon albasia. Pengusaha juga dilaporkan aktif memberikan kontribusi sosial bagi masyarakat.
“Kami berharap komitmen dan kerja sama ini terus berjalan demi keselamatan bersama,” pungkas Lenni.(den/d)




