SUKABUMI – Instruksi Presiden RI Prabowo Subianto terkait penjagaan kebersihan di objek wisata pantai mendapat respons serius dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
Bupati Sukabumi, Asep Japar, menegaskan persoalan sampah, khususnya di kawasan pesisir, tidak bisa ditangani setengah-setengah dan tidak hanya dibebankan kepada satu instansi.
“Saya sudah menugaskan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan perangkat daerah lainnya untuk turun langsung,” ungkap Asep Japar.
“Namun penanganan sampah dan bencana bukan hanya tugas dinas, melainkan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat,” sambungnya.
Pernyataan itu disampaikan Bupati saat menanggapi kondisi Pantai Cibutun, Kecamatan Simpenan, yang kembali dipenuhi sampah kiriman. Menurutnya, persoalan sampah di pantai bukan sekadar masalah kebersihan, melainkan menyangkut wajah daerah, kelestarian lingkungan, serta keberlangsungan sektor pariwisata yang menjadi andalan Kabupaten Sukabumi.
Upaya nyata sudah dilakukan melalui aksi lapangan, termasuk melibatkan unsur TNI. Sebelumnya, Kodim Sukabumi telah melaksanakan kegiatan penanganan sampah dalam skala besar.
“Jumlah sampah yang ditangani mencapai ratusan. Ini bukti bahwa kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan,” kata Asep Japar.
Tidak berhenti di situ, Pemkab Sukabumi juga tengah menyiapkan gerakan bersama memungut sampah yang akan melibatkan berbagai elemen, mulai dari pemerintah, TNI-Polri, komunitas, hingga masyarakat umum.






