SUKABUMI — Kebakaran rumah warga yang tinggal di Kampung Ciheulang Tonggoh, RT 2/RW 2, Desa Ciheulang Tonggoh, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, hangus dilalap si jago merah pada Rabu (08/01) siang.
Wakil Komandan Posko V Damkar Cibadak, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi, Heri Hermawan mengatakan, rumah kebakaran yang diketahui diisi tiga kepala keluarga (KK), yakni Aisyah, Empu Marupdin, dan Zulkarnain ini, terbakar pada sekira pukul 12.10 WIB.
“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka pada bencana kebakaran rumah tinggal itu. Sebab, saat kejadian kondisi rumah tengah dalam keadaan kosong,” kata Heri pada Rabu (08/01).
Berdasarkan laporan dari warga setempat, sambung Heri, api pertama kali dilihat oleh warga setempat disertai kepulan asap tebal yang berasal dari atap rumah korban.
“Saat itu, warga sempat mencoba memadamkan api selama sekitar 20 menit dengan peralatan seadanya, sebelum menghubungi damkar pada pukul 12.17 WIB,” ujarnya.
“Informasinya, kebakaran bermula dari saklar listrik yang menyebabkan kabel meleleh dan jatuh ke kasur. Di sekitar kasur, terdapat tabung gas berisi yang tidak terpakai. Nah, tabung gas tersebut terkena panas, lalu gasnya keluar sehingga api semakin besar dan membakar ruangan seperti kamar kos-kosan,” paparnya.
Setelah mengetahui kejadian tersebut, ia bersama sejumlah anggotanya langsung bergegas ke lokasi kejadian. Api berhasil dipadamkan setelah dua unit mobil pemadam kebakaran dari Posko V Cibadak dan Posko VI Cisaat, diterjunkan ke lokasi kejadian.
“Jumlah personel yang diterjunkan ada 9 personel. Waktu tempuh dari pos ke tempat kejadian sekitar 13 menit. Proses pemadaman memakan waktu 30 menit, ditambah pendinginan selama 20 menit,” paparnya.
Meski tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka, kebakaran rumah tinggal tersebut, menyebabkan kerugian materil ditaksir mencapai Rp70 juta.
“Saat proses pemadaman, petugas sempat terkendala, karena jalan menuju lokasi kejadian, tengah dalam keadaan macet. Terlebih, posisi rumah yang padat dengan benteng pagar tembok. Tapi, Alhamdulillah, berkat kerjasama yang baik akhirnya kami berhasil memadamkan api,” pungkasnya. (den/d)






