KABUPATEN SUKABUMI

Puluhan Linmas Digodok Siaga Bencana

CIEMAS – Puluhan anggota Linmas di Kecamatan Ciemas mengikuti bimbingan dan pelatihan potensi masyarakat untuk Trantibum di Aula Kecamatan Ciemas, kemarin (17/10). Selain pelatihan Trantibum, Linmas ini juga diberikan pemahaman soal tanggap darurat penanggulangan bencana.

Kepala Seksi Pemberdayaan Satuan Perlindungan Masyarakat, Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Okih Pazri Assidiq mengatakan, bimbingan teknis (Bimtek) Trantibum dan tanggap darurat penanggulangan bencana ini, sangat penting dilakukan agar meningkatkan pemahaman, peran dan fungsi Linmas.

Terlebih lagi, dalam melaksanakan tugas, pokok dan fungsinya, Linmas merupakan garda terdepan yang berhubungan langsung dengan masyarakat.

“Semoga dengan bimtek, anggota Linmas selain memiliki kemampuan untuk mengamankan ketertiban di tengah-tengah masyarakat, juga memiliki jiwa yang kuat. Sehingga, mereka dapat siaga ketika di wilayahnya terjadi bencana alam,” kata Okih kepada Radar Sukabumi melalui telepon selulernya, kemarin (17/10).

Menurut Okih, keberadaan Linmas sangat penting dalam membantu program pemerintah. Salah satunya, ketika terjadi bencana alam, mereka selalu terjun ke lapangan membantu dan mengevakuasi korban bencana. “Untuk itu, kami bekerjasama dengan TNI dan Polri untuk memberikan pelatihan kepada seluruh anggota Linmas di wilayah Kecamatan Ciemas,” paparnya.

Camat Ciemas, Ahmad Gangga Senjaya mengatakan, pelatihan ini sangat penting dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas anggota Linmas dalam menjaga ketertiban masyarakat. “Selain itu, peran Linmas saat ini, sangat dibutuhkan untuk menghadapi pengamanan Pilkades,” katanya.

Sebab itu, seluruh anggota Linmas di wilayah Kecamatan Ciemas diberikan pemahaman dan pelatihan Trantibum serta tanggap darurat penanggulangan bencana oleh Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Koramil dan Polsek Ciemas. Sehingga nantinya mereka bisa melaksanakan tugas dengan baik dan berdisiplin tinggi sesuai dengan fungsinya.

“Intinya, pelatihan untuk mengoptimalisasi keberadaan Linmas di tengah-tengah masyarakat. Untuk itu, dengan pelatihan ini, Linmas diharapakan mampu melakukan pendekatan yang persuasif, edukatif dan parsitipatif di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya. (den/d)

Tags

Tinggalkan Balasan