Hal itu sesuai dengan barang bukti dari beberapa spanduk yang diamankan. Bahkan polisi juga mengamankan beberapa botol sisa minuman keras.
“Mereka kami mintai keterangan, data identitas, sebagai bentuk teguran serta efek jera, para remaja juga terpaksa dipotong rambutnya satu per satu,” terangnya.
Masih kata Mangapul, hal ini diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi mereka untuk tidak mengulangi tindakan serupa di masa mendatang.
“Sebanyak 15 kendaraan roda dua yang dipakai para remaja inj terpaksa ditahan hingga selesai lebaran atau hari raya idul fitri,” ucapnya.
” Adapun para remaja tersebut bakal dipulangkan dengan syarat dijemput orangtuanya masing-masing dan membuat pernyataan serta keluar dari group whatsapp yang dinamai Sukabumi Team,” tandasnya. (ndi/d).



