“Kami siap membantu dari sisi teknis, mulai dari kecamatan hingga dinas terkait, agar pelaksanaan MBG sesuai standar,” tegasnya.
Menanggapi pernyataan pemerintah pusat terkait penutupan SPPG bermasalah, Andreas menyatakan bahwa Pemkab Sukabumi menghormati keputusan tersebut dan siap menyukseskan program nasional.
Saat ini terdapat 191 SPPG aktif di Kabupaten Sukabumi, dan dalam waktu dekat akan bertambah 73 unit baru. Pemerintah berharap perluasan ini dapat meningkatkan jangkauan dan kualitas program. “Kami sepakat untuk memperbaiki aspek teknis bersama-sama. Ini program yang sangat baik dan harus kita jaga bersama,” pungkas Andreas.(ndi/d)






