PPKM Level 3 Sukabumi, Belasan Warga Bojongraharja Kena Sanksi Push Up

  • Whatsapp
Koramil Kecamatan Cikembar

SUKABUMI – Pelanggaran masih saja terjadi di tengah pelaksanaan PPKM Level 3 di Kabupaten Sukabumi. Seperti halnya di wilayah Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi tak sedikit warga yang disanksi push up karena tak taat menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker.

Babinsa Desa Bojongraharja Serda Asep Rahmat dari Koramil Kecamatan Cikembar Kodim 0607 Kota Sukabumi kepada Radar Sukabumi mengatakan, dalam memutus penyebaran Covid-19, pihaknya terus menggelar operasi di sejumlah titik yang berada di wilayah tersebut.

Bacaan Lainnya

“Beradasarkan operasi pendisiplinan protokol kesehatan, para pelanggar kami berikan teguran dan ditindak dengan sanksi sosial melafalkan Pancasila dan push up,” kata Asep kepada Radar Sukabumi pada Kamis (22/07).

Dalam kegiatan penertiban prokes dan PPKM petugas telah menyusuri di pusat pertokoan jalan raya atau kepada pengguna jalan yang kedapatan tidak memakai masker. Mereka kemudian diberi hukuman ringan berupa Push Up lalu diberi masker.

“Kami memberikan sanksi fisik berupa Push Up kepada mereka yang tidak memakai masker,” ujarnya.

Menurut dia, Satgas Covid-19 bersama TNI dan Polri sudah melakukan himbauan dan sosialisasi kepada warga agar patuh terhadap prokes di masa pandemi Covid-19, terutama memakai masker. Namun, tetap saja ada sebagian warga yang melanggar.

“Selain memberikan sanksi sosial, petugas juga membagikan masker kepada sejumlah warga maupun para pengguna jalan yang tidak memakai masker,” paparnya.

Pihaknya menambahkan, kegiatan pendisiplinan protokol kesehatan ini, dilaksanakan setiap harinya. Sementara untuk pelaksanaannya dilakukan secara stasioner dan mobile. Hal ini, dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya untuk mewujudkan masyarakat agar peduli terhadap kesehatan di masa pandemi Covid-19.

“Untuk itu, kami mohon kerjasamanya agar senantiasa warga dapat berperan aktif dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona. Salah satunya dengan menerapkan prokes Covid-19,” pungkasnya. (den/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *