PPKM Hadang Warga Luar Sukabumi Dinilai Efektif, Ini Alasannya

  • Whatsapp
PENINDAKAN : Palaskanaan PPKM di Terminal Cicurug, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi yang dilakukan oleh petugas gabungan.

SUKABUMI — Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Sukabumi diklaim cukup sukses menghalau pendatang dari luar sukabumi. Faktanya, okupansi hotel dan kunjungan ke lokasi parawisata di Kabupaten Sukabumi diklaim menurun sejak diberlakukannya PPKM.

Ketua Pelaksana Penegakan Hukum pada Satgas Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Yusef Wahyu Kodara mengungkapkan, sejak PPKM diberlakukan di Kabupaten Sukabumi dimulai 11 Januari hingga 25 Januari mendatang, mobilisasi massa yang hendak ke Sukabumi berkurang.

Bacaan Lainnya

“Sejauh ini, evaluasi kami jumlah kunjungan ke Sukabumi berkurang, saya sudah mengecek bahwa okupansi hotel dan kunjungan wisatawan berkurang karena memang sudah ribuan orang dan kednaraan yang tidak bisa memperlihatkan surat hasil penghecekan rapid tes di putar balik oleh petugas gabungan,” terang Wahyu kepada Radar Sukabumi, Jumat (22/1/2021).

Wahyu menyebut, sebanyak tujuh akses masuk ke wilayah Kabupaten Sukabumi dijaga ketat oleh petugas gabungan. Mulai dari, Sukalarang, Cicurug hingga Cibadak, hingga Cibolang dan Pangleseran yang merupakan perbatasan dengan Kota Sukabumi.

“Untuk mengantisipasi eksodus atau mobilisasi masa ke Sukabumi, kami memperketat akses masuk ke Kabupaten Sukabumi di tujuh titik pintu masuk ke Sukabumi,” ujarnya.

Adapun petugas gabungan yang disiapkan pada PPKM tersebut sebanyak 5292, yang terbagi dalam dua kegiatan, yakni monitoring dan evaluasi serta penyekatan. Namun yang paling menajadi titik prioritas adalah wilayah Cicurug yang merupakan perbatasan dengan Bogor dan wilayah Sukalarang yang merupakan perbatasan dengan daerah Cianjur.

“Kendaraan yang paling banyak terjaring dan diputar balikan itu di wilayah perbatasan dengan Bogor dan Cianjur, maka PPKM lebih diperkketat di daerah itu,” tutupnya.

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *